Berita Terkini

386

Coklit Serentak, KIP kota Banda Aceh Sambangi Kediaman Gubernur dan Walikota

Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) kota Banda Aceh bersama perwakilan PPK, PPS, dan panitia pendaftaran pemilih (Pantarlih) menyambangi kediaman Gubernur Aceh dan Walikota Banda Aceh pada selasa (17/4). Hal tersebut dalam rangka menyukseskan gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pemilu 2019 serentak yang dicanangkan KPU. Gerakan tersebut dimulai sejak 17 April dan akan berakhir 17 Mei 2018 mendatang. Coklit ini dilakukan baik di dalam negeri maupun luar negeri. Menyambangi kediaman Gubernur Aceh, KIP kota Banda Aceh beserta perwakilan PPK, PPS dan Pantarlih langsung disambut hangat oleh istri Gubernur Aceh, Darwati A Gani. Ia mengaku senang mendapat kesempatan pertama di datangi pantarlih untuk proses coklit. “sebagai warga negara yang baik saya tentu akan dengan senang hati menerima dan mengikuti proses coklit yang di lakukan pantarlih. Sebagai salah satu tahapan pemilu 2019, saya berharap masyarakat juga mau menerima dan melayani pantarlih yang datang ke rumah-rumah agar proses ini berjalan dengan baik agar menghasilkan data pemilih yang akurat,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Aceh ini. Hal senada juga di ungkapkan walikota Banda Aceh Aminullah Usman. Ia menilai coklit serentak merupakan upaya yang baik penyesuaian data pemilih yang telah ada dengan realita di lapangan. “Seperti tadi ada anggota di KK yang sudah meninggal, kita klarifikasi. Ini menjadi masalah selama ini, ada (pemilih) yang ternyata telah meninggal tapi masih masuk dalam daftar”, Ujar Amin. “Kita berharap warga kota Banda Aceh melayani petugas Pantarlih yang akan melakukan coklit di gampong-gampong agar tahapan pemilu ini berjalan lancar dan kita mendapatkan data pemilih yang konkrit untuk pemilu 2019 nantinya,” pungkasnya. Sebelumnya, kegiatan coklit serentak di kota Banda Aceh di buka dengan pelaksanaan apel pagi bersama pantarlih. Aidil Azhary komisioner KIP kota Banda Aceh dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kode etik bagi penyelenggara pemilu. “Hari ini hari pertama coklit serentak seluruh Indonesia, jadi ada ratusan ribu pantarlih dari seluruh pelosok negeri bergerak ke rumah-rumah untuk memastikan pemilih terdaftar. Jadi tugas pantarlih sangat mulia yaitu memastikan warga negara Indonesia bisa menggunakan hak suara pada pemilu 2019 mendatang. Oleh karena itu kita harus menjaga yang namanya kode etik penyelenggara oemilu seperti jujur, adil, bertanggung jawab, tidak boleh memihak dan sebagainya”, tutur Aidil Ia juga memaparkan tugas pantarlih dalam mencoklit yaitu memastikan status pemilih apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Hal tersebut telah dipaparkan dalam bimbingan teknis terhadap PPK,PPS dan pantarlih yang diselenggarakan KIP kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Gerakan coklit serentak dalam negeri tersebut akan dilaksanakan oleh pantarlih sebanyak 141.626 orang untuk mencoklit 141.626 Tempat Pemungutan Suara di 18.856 desa/kelurahan, 1.637 Kecamatan di 133 kabupaten/kota. Adapun jumlah anggota Panitia Pemungutan Suara adalah sebanyak 56.568 orang dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan sebanyak 4.911 orang. Sementara kota Banda Aceh sendiri terdiri dari 588 pantarlih untuk mencoklit 588 TPS, 90 gampong, di 9 kecamatan.


Selengkapnya
372

KIP Banda Aceh, resmikan Rumah Pintar Pemilu

Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang diresmikan oleh Komisioner KPU RI, Bapak Ilham Sahputra di Kantor KIP Kota Banda Aceh (17/11/2017)


Selengkapnya
384

KIP Banda Aceh Evaluasi Penyelenggara Pilkada 2017

Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, menyelenggarakan rapat evaluasi dan pelaporan bagi petugas PPK dan PPS. Kegiatam ini berlangsung di Hotel Atjeh 88 Lamdingin Banda Aceh, Sabtu (22/4/2017). Ketua KIP Kota Banda Aceh, Munawar Syah, dalam sambutannya mengatakan, meskipun pelaksanaan pemilihan kepala daerah untuk Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh sudah selesai. Akan tetapi, petugas masih ada tanggungjawab dengan evaluasi dan pelaporan. Dengan demikian, lanjutnya, apa yang menjadi evaluasi di tingkat kecamatan dan gampong, sekaligus masukan bagi penyelenggara pemilu maupun sebagai stakeholder. “Evaluasi ini sebagai masukan kepada kita baik sebagai penyelenggara pemilu maupun sebagai stakeholder,” ungkapnya. Menurutnya, evaluasi tentang pilkada serentak yang sudah dilakukan pada 15 Februari 2017 lalu. Sehingga, di mana ada kekurangan bisa diperbaiki. Apalagi 2019 menghadapi masa pemilihan legislatif dan pemilihan eksekutif. Pada kesempatan ini, Munawar Syah mengungkapkan, selain evaluasi dan pelaporan juga diisi dengan diskusi dari narasumber yang berpengalaman yaitu sdri. Muazzinah, Ely Supriady dan Nurdin Hasan Hadir pada acara tersebut para komisioner KIP Banda Aceh, M Dahlan, Aidil Azhary, Indra Milwadi, Ranisah, sekretariat KIP Banda Aceh dan para PPK beserta sekretariat PPK se- Kota Banda Aceh


Selengkapnya
446

AMINULLAH USMAN DAN ZAINAL ARIFIN DITETAPKAN SEBAGAI WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BANDA ACEH

Banda Aceh – Aminullah Usman-Zainal Arifin ditetapkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh dengan Surat Keputusan (SK) KIP setempat bernomor 11/HK.03.1 KPT/1171/KIP-BNA/111/2017 tentang penetapan pasangan Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022, Kamis (16/3/2017), di Aula Unmuha Convention Center (UCC) Ahmad Dahlan Banda Aceh. SK penetapan tersebut diserahkan KIP Banda Aceh kepada Panwaslih, Ketua DPRK, para pimpinan partai pendukung dan juga kepada pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Ketua KIP Banda Aceh, Munawar Syah mengatakan, hasil penetapan tersebut nantinya akan dilakukan rapat paripurna istimewa terlebih dahulu oleh DPRK, kemudian baru akan dilanjutkan ke kementerian Dalam Negeri. “Besok, akan dilakukan paripurna dulu di DPRK, setelah itu baru diserahkan ke Mendagri,” kata Munawar Syah kepada wartawan. Munawar juga menyampaikan, pihaknya bersama DPRK juga akan memfasilitasi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh yang sudah ditetapkan tersebut untuk mengurus SK pengesahan dan pengangkatan sampai dilaksanakan pelantikan. “Pelantikan pada 4 Juli 2017 tepat pada saat habisnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota saat ini,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah mengatakan, proses penetapan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan rapat melalui Badan Musyawarah (Banmus) untuk mengagendakan penetapan oleh DPRA Banda Aceh. “Kami akan mengagendakan rapat dan melengkapi administrasi lainnya agar segera diserahkan kepada mendagri supaya segera ditindaklanjuti,” tutur Arif Fadillah. Dirinya berharap, Aminullah Usman-Zainal Arifin kedepan bisa menjalankan pemerintahan sesuai visi misinya yang disampaikan saat mencalonkan diri dulu, yaitu Banda Aceh gemilang.


Selengkapnya
444

Hasil Rekap, Aminullah-Zainal Suara Terbanyak

Banda Aceh -Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, melakukan hasil rekapitulasi suara calon Wali Kota Tingkat KIP Kota. Kegiatan ini berlangsung satu hari di Hotel Grand Permata Hati Banda Aceh, Rabu (22/2/2017). Selain pembahasan hasil rekapitulasi untuk calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh juga rekap suara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Hasil rekapitulasi tersebut, Aminullah Usman –Zainal Arifin  mempunyai suara terbanyak dibandingkan dengan rivalnya Illiza Sa’aduddin Djamal- Farid Nyak Umar. Total Suara Nomor Urut 1, Illiza Saaduddin Djamal- Farid Nyak Umar. 31.366 dan Nomor Urut 2, Aminullah Usman –Zainal Arifin  63.087, serta total Pemilih Suara Sah  94.453. Ketua KIP Kota Banda Aceh, Munawar Syah menyampaikan, ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mengawasi bersama-sama sehingga Pilkada Kota Banda Aceh terlaksana dengan tertib, lancar dan hasilnya diterima oleh peserta pemilihan. Rapat pleno rekapitulasi ini dihadiri seluruh Komisioner KIP Kota Banda Aceh, panwaslih, PPK dan timses pasangan calon. Munawar Syah juga menyampaikan, di kota Banda Aceh pelaksana pilkada sangat aman tidak ada kondisi yang membuat pilkada dapat terganggu. “Alhamdulillah pilkada di Kota Banda Aceh sudah sukses dengan dukungan semua pihak,” kata Munawar Syah. Sementara itu, perolehan hasil suara untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tingkat Kota Banda Aceh yaitu No Urut 1, Tarmizi A Karim-T Machsalmina Ali 18.703, No Urut 2, Zakaria Saman – T. AlaidinSyah 5.677, No Urut 3, Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab Al-Idroes 722, No Urut 4, Zaini Abdullah- Nasaruddin 5284 ,No Urut 5 Muzakir Manaf – T. A. Khalid 10.074 dan No Urut 6, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah 54.105, Total Pemilih suara sah 94.565 sehingga suara terbanyak tingkat kota banda aceh pada pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.


Selengkapnya